Selasa, 07 November 2017

CERITA DEWASA AKSI DUA LESBIAN YANG MEMUNCAK

CERITA DEWASA - Santika (22 tahun, selanjutnya disebut tika) adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Bandung. Setelah selesai semester 6 ini dia libur selama sekitar satu bulan. Dia mengisi waktu dengan melakukan kerja praktek pada sebuah industri di sebuah kota di Jawa Tengah. Karena tidak mempunyai saudara atau teman di kota tersebut, maka oleh direksi industri tersebut dia dititipkan ke rumah kontrakan salah satu karyawati yang bernama Gia Amalia (20 tahun, selanjutnya disebut Gia) - Cerita Dewasa Terbaru 2017

Kebetulan Gia tinggal sendirian di rumah itu. Malam itu Tika telah tiba di rumah Gia dan langsung dijamu dengan makan malam. Mereka berdua berbincang-bincang mengenai banyak hal. 

Selesai makan malam pun mereka masih asyik berbincang-bincang. Selama berbincang-bincang tersebut Tika sesekali melirik kedua payudara Gia yang berukuran 40. Kedua payudara Gia yang dilapisi bra berwarna hitam dan kaos putih ketat itu membuat iri Tika.
Dia iri karena kedua payudaranya hanya berukuran 32. “Kenapa Tik?” Tanya Gia yang rupanya memperhatikan lirikan mata Tika. “Nggak kok.” Elak Tika sambil tersenyum. “Jujur saja. Aku tahu apa yang kau pikirkan.” “Bener mbak. Nggak apa-apa kok.” Tika masih mengelak. - Foto Bugil

Dia juga menyebut Mbak kepada Gia meskipun dia lebih tua dari Gia. Tika sendiri yang minta untuk memanggil Gia dengan sebutan Mbak ketika tiba di rumah Gia karena alasan senioritas.
Gia telah bekerja sedangkan dia masih kuliah. “Kamu heran ya? Kenapa kedua payudaraku lain dengan kedua payudaramu?” “Iya. Diapakan mbak? Pakai obat ya mbak?” Tanya Tika yang rambut lurus cepaknya berwarna kemerah-merahan. “Pakai oil.” Jawab Gia singkat. “Boleh minta?” Gia hanya mengangguk dan berdiri dari kursi menuju kamarnya. “Nggak usah sekarang mbak. Besok saja. Tika sudah ngantuk. Mau tidur. Besok kan mulai kerja.” Cegah Tika yang juga berdiri dari kursi.  

Gia yang rambut panjangnya berombak dan hitam serta diikat membalikkan tubuhnya dan membereskan meja makan dibantu oleh Tika sambil membicarakan masalah-masalah pekerjaan besok. - Taruhan Bola Online
Setelah itu mereka berdua menonton televisi. Hanya sebentar Tika menonton televisi. Gia menyuruh Risa tidur di kamar yang telah disiapkannya. Dia sendiri juga menyusul tidur. Tika yang masih lelah karena perjalanan dari Bandung berusaha tidur.
Bayangan kedua payudara Gia yang besar membuatnya sulit tidur. Akhirnya setelah beberapa saat dia pun tertidur. Pagi harinya dia terbangun. Dia lalu menuju dapur. Disana telah ada Gia yang tingginya sama dengan tingginya, yaitu sekitar 165 cm. Beratnya saja yang beda. Beratnya sekitar 48 kg.
Sedangkan berat Gia sekitar 50 kg. Dia sedang membuat teh. Tika menghampirinya. Gia yang menyadari kedatangan Tika lalu berbalik. “Bagaimana? Bisa tidur nggak?” Tanya Gia. “Nggak bisa mbak. Ingat payudara Mbak sih.” Jawab Gia sambil tersenyum yang dibalas oleh Gia dengan senyuman. Kemudian lanjutnya.

“Boleh nggak mbak, Tika lihat kedua payudara mbak?” Tanpa menunggu persetujuan Gia, Tika sudah membuka ikatan kimono tidur berwarna coklat yang dipakai Gia. Rupanya tubuh berkulit sawo matang tersebut hanya memakai celana dalam berwarna putih. Gia juga membuka ikatan kimono tidur berwarna hitam yang dipakai Tika. Sama dengan dirinya. - Agen Bola terpercaya

Tika yang berkulit putih mulus juga hanya memakai celana dalam berwarna kuning. Mereka berdua menjatuhkan kimono masing-masing ke lantai. Dan Tika langsung membelai payudara kanan Gia. “Eeehmm..” Desah Gia.
Gia lalu membalikkan tubuh Tika. Dibelainya tato bergambar kepala cewek di punggung sebelah kanan Tika. Dia lalu membelai paha kiri Tika dengan tangan kirinya. “Eeehmm..” Desah Tika. Lalu diturunkannya celana dalam yang dipakai Tika sampai terlepas dari tubuhnya.

Kemudian giliran Tika yang menurunkan celana dalam yang dipakai Tika sampai terlepas juga dari tubuhnya. Tika lalu jongkok dan membelai belahan kedua payudara Gia dengan tangan kanannya. “Eeehmm..” Desah Gia.
Tangan kiri Gia lalu memegang tangan kanan Tika dan diremaskannya ke payudara kirinya. “Ooohh..” Desah Gia. Tika lalu mundur dan duduk di kursi sambil menarik tubuh Gia. Sambil duduk dia menjilati payudara kanan Gia. “Eeehmm..” Desah Gia. Tangan kirinya membelai vagina Gia. 

Tangan kirinya lalu meremas payudara kanan Gia dan lidahnya menjilati puting payudara kanan Gia. “Ooohh..aahh..oohh..eehmm..” Desah Gia. Beberapa saat kemudian Tika membalikkan tubuh Gia. Dari belakang kedua tangannya lalu membelai kedua payudara Gia dan dilanjutkan dengan meremas kedua payudara Gia.


“Eeehmm..oohh..” Desah Gia. “Sudah Tik. Nanti kita terlambat. Kita kan belum mandi dan sarapan.” Kata Gia sambil melepaskan diri dari jamahan Tika. Kemudian Gia masuk ke kamar mandi yang tepat berada di samping dapur.
Tika mengikutinya. “Bolehkah aku ikut mandi dengan mbak?” Tanya Risa yang masih berdiri di pintu kamar mandi. Gia yang sedang mandi di bawah pancuran hanya menganggukan kepala sambil tersenyum menantang. Tika kemudian bergabung mandi dibawah pancuran. Dia langsung disambut dengan Gia yang menempelkan tubuhnya ke tubuh Tika. Dia mematikan pancuran dan tangan kirinya membelai vagina Tika dan tangan kanannya memeluk pinggang Tika. “Ooohh..aahh..” Desah Tika. Kemudian Gia semakin merapatkan tubuhnya yang basah ke tubuh Tika yang juga basah.
Kedua payudaranya menempel di kedua payudara Tika yang kecil. “Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah. Bibirnya ditempelkan juga ke bibir Tika. Mereka berdua berciuman dan saling berjilatan lidah. - Cerita Dewasa Terbaru 2017

Tiba-tiba Tika terpeleset. Untung dia bisa cepat menguasai tubuhnya sehingga dia tidak merasa kesakitan. Tapi dia tidak segera berdiri. Dia ingin Gia menolongnya. Dengan harapan dia dapat menarik tubuh Gia supaya ikut terjatuh. Ternyata Gia mengambil selang pancuran dan airnya disemprotkan ke vagina Tika. Hanya sebentar.


Dia lalu berjongkok dan menyabuni vagina Tika dengan sabun. Diciumnya juga bibir Tika yang membalas dengan hebatnya. Lama sekali Gia menyabuni vagina Tika sambil sesekali jari tengah tangan kanannya dimasukkan ke vagina Tika. Sementara tangan kirinya menuangkan sabun cair ke dalam bathtub.

Lalu Gia menarik tubuh Tika untuk masuk ke dalam bathtub. Mereka berdua lalu saling mengusapkan busa sabun ke tubuh mereka. Sesekali mereka berdua berciuman sambil saling menjilatkan lidah. Mereka berdua juga saling berpelukan dan menempelkan kedua payudara mereka. “Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah. Kemudian Risa membersihkan busa sabun yang berada di kedua payudara Gia dengan kedua tangannya. 

Dijilatinya puting payudara kanan Gia. “Eeehmm..” Desah Gia. Perlakuan Tika membuat tubuh Gia semakin naik dan menjadikan dia berdiri dengan bersandar pada dinding kamar mandi. Tika sudah tidak lagi menjilati puting payudara kanan Gia. Kini dia membersihkan busa sabun di vagina Gia dengan air.

Lalu dia menghisap vagina Gia dengan lidahnya. “Aaaghh..oohh..” Desah Gia. Gia hanya bisa meremas-remas sendiri kedua payudaranya dengan kedua tangannya. Sesekali tangan kiri Tika juga meremas payudara kiri Gia.

“Ooohh..” Desah Gia.
Mulutnya naik kembali ke atas dan menghisap payudara kiri Gia sambil jari tengah tangan kanannya mengocok vagina Gia. “Oooughh..aahh..oouhh..” Desah Gia. Dia lalu menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Gia. “Ooouhh..” Dipeluknya Gia sambil menjilati lehernya. - Agen SBOSBET

Tangan kiri Gia juga meremas pantat Tika. “Eeehmm..” Mereka berdua sama-sama mendesah. Tika kemudian menyodorkan payudara kanannya yang kecil ke mulut Gia yang mau saja menghisapnya. “Oooughh..” Desah Tika. Tetapi hanya sebentar. Gia menuntun Tika untuk membungkuk dengan kedua tangan berpegangan pada dinding kamar mandi. 

Digesek-gesekannya kedua payudaranya ke punggung Tika. “Ooouhh..” Desah Gia. Mereka berdua kemudian sadar bahwa mereka akan bekerja. Sehingga akhirnya mereka menyudahi permainannya. Mereka berdua kemudian mandi sambil sesekali masih saling membelai tubuh mereka.

Terutama Tika yang sering membelai kedua payudara Gia bergantian. Dia terpesona dengan kedua payudara Gia yang besar. Sore harinya ketika pulang dari bekerja. Permainan mereka berdua berlanjut kembali. “Mbak. Minta oilnya dong.” Kata Tika. “Sini.” Kata Gia sambil menarik Risa ke kamarnya. “Buka semua pakaianmu.” Lanjut Gia. Risa hanya menurut saja. - PokerBola Agen Judi Terpercaya

Dia membuka semua pakaiannya. Ternyata Gia juga membuka semua pakaiannya. Kecuali celana dalam. Gia lalu mengambil sebuah botol dari lemarinya. Botol yang bertuliskan Breast Oil. Kemudian dihampirinya Tika yang sedang melepas miniset yang dipakainya.

Dia tinggal memakai celana dalam. Gia kemudian memegang payudara kanan Tika dan menuangkan isi botol ke payudara kanan tika setelah membuka tutupnya. Tangan kirinya kemudian meremas-remas payudara kanan Tika. “Ooohh..” Desah tika. Kemudian remasan tangan kirinya berpindah ke payudara kiri Tika. “Ooohh..” Desah Tika.

Dia lalu membalikkan tubuh Risa dan menuangkan isi botol ke punggungg Tika. Diletakkannya botol itu ke meja dan dengan kedua tangannya diratakannya cairan itu ke seluruh tubuh Risa bagian atas. “Eeehmm..” Desah Tika. - FOTO BUGIL

Lalu dibalikkan kembali tubuh Risa sambil tangan kanannya mengambil botol di meja. Diserahkannya botol itu ke Tika. “Gantian ya.” Kata Gia. Tika hanya mengangguk sambil menerima botol itu dari tangan Gia.
Dia kemudian menuangkan isi botol ke kedua payudara Gia sekaligus dalam jumlah besar. Kemudian dilemparkannya botol itu ke tempat tidur setelah ditutup.

Kedua tangannya kemudian meratakan cairan itu ke seluruh tubuh Gia bagian atas terutama ke kedua payudara Gia. “Eeehmm..oohh..” Desah Gia. Setelah dirasa cukup, Gia lalu memeluk Tika dan menggesek-gesekkan kedua payudaranya ke kedua payudara Tika selama beberapa menit. “Ooouhh..” Lalu mereka berdua melepaskan pelukan dan saling meremas kedua payudaranya. “Ooohh..” Gia menghentikan remasannya pada kedua payudara Tika. - Cerita Seks

Dia keluar kamar dan mengambil dua botol air mineral dari kulkas. Dia masuk kembali ke kamar dan dilihatnya Tika masih meremas sendiri kedua payudaranya.

“Ooohh..” Desah Tika. Di depan Tika, Gia membuka salah satu botol dan dengan menari-nari dia mengucurkan sedikit demi sedikit air itu ke kedua payudaranya. Gia membersihkan cairan dengan air mineral itu. “Eeehmm..” Desah Gia. Tika tertarik dan mengambil botol satunya dari tangan Gia.

Dengan berhadap-hadapan Tika juga membersihkan cairan pada kedua payudaranya sendiri. “Eeehmm..” Desah Tika. Gia melihat sebuah kesempatan.
Tangan kirinya meremas dan menjilati payudara kanan Tika yang bertambah besar dari biasanya meskipun tidak sebesar dari yang dia punya. “Ooohh..eehmm..” Desah Tika.

Dibalikkannya tubuh Tika dan dari belakang tangan kirinya meremas kedua payudara Tika bergantian. “Ooohh..” Desah Tika. Sementara tangan kanannya masih mengucurkan air dari botol. Tangan kanan Tika juga mengucurkan air ke kedua payudaranya. Tubuh mereka berdua basah dan Tika membalikkan tubuhnya. Dipeluknya Gia. Agen Judi Bola Online

Kedua payudara mereka yang berbeda ukuran menempel dan saling menggesek. “Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Hampir tiap hari Gia meremas kedua payudara Tika dengan Breast Oil dan berlanjut dengan percumbuan yang sangat panas, 

Sampai akhirnya kedua payudara Tika sama besarnyadengan kedua payudara nya, Tak lama berelang hari pun tak terasa berjalan dengan cepatnya bertepatan dengan berakhirnya masa kerja praktek Tika di tempat Gia bekerja. Tika pun setelah mendapat pengalaman dari itu dia kembali ke tempat asalnya.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar