Minggu, 22 Oktober 2017

CERITA SEX NGENTOT DENGAN DOKTER CANTIK YANG MENGGODA

Cerita sex - Kota ini memang kecil, dan jarang sekali pasien yang dirawat lama disini. Kebanyakan mereka dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatannya.


http://www.agencoli.info/2017/10/cerita-sex-ngentot-dengan-dokter-cantik.html

Sebelumnya aku mempunyai tinggi 165cm dan berat 48kg. Wajahku lumayan cantik dengan kulit kuning langsat. Ukuran dadaku standard, hanya saja jika aku memakai pakaian ketat atua mini. Semua mata yang memandang pasti akan terkagum-kagum melihatnya.

Kemudian sebut saja dia Dr.nobby, dia lmayan tampan. sudah beristri namun belum dikaruniai anak. Mungkin karena dia lebih banyak menghabiskan waktu nya di rumah sakit ini,

Dia juga merupakan idola para suster disini, wibayanya yang tudur,jawabnya membuat semua sudter slalu menganguminya.

Kisah pengalaman ngentot dengan dokter ini kira-kira 3 tahun yang lalu, waktu itu aku kebetulan mendapat giliran jaga malam. Padahal keesokan harinya adalah hari libur karena bertepatan dengan hari libur nasional. Entah perayaan apa aku tak ingat, pasien dirumah sakit itu sangat sedikit, jadi yah bisa di hitung jari, dan biasanya setelah jam 9 malam, rumah sakit itu sepi sekali, mungkin karena letaknya jauh daru pusat kota, kebih termasuk ke pinggiran kota,

Setelah aku mengecek kamar pasie yang ditepapi beberapa pasien, aku segera saja membereskan pembukuan, setelah itu aku masuk ke dalam ruang perawat dimana biasanya perawat berkumpul, beristirahat, dan juga berganti baju seragamnya. Karena lelah aku duduk sejenak di kursi empuk yang tidak ada tangannya atau pegangan untuk tangannya.

Entah karena lupa atau lelah aku tidak mengunci pintu, aku melepaskan sepatu pantovelku yang sudah membuat kakiku sangat pegal, aku menyandarkan kepalaku dikursi. Tiba-tiba saja dari belakang ada yang menyentuh pundakku serasa akan memijitnya, aku kaget dan langsung bangkit dari kursi, dan ternyata...
"Dr. Bobby?" ucapku kaget.
"Capek ya? Abis kerja?" tanyanya lembut.
"Iya dok, sedikit." jawabku.

Kemudian Dr. Bobby duduk di kursi yang aku duduki tadi, aku hanya berdiri diam di depannya, entah kenapa saat Dr. Bobby menatapku jantungku berdegub kencang, mungkin suara deguban itu bisa terdengar olehnya.
"Mau saya pijitin nggak, sus?" tanyanya.
"Ah... dokter bisa aja" aku hendak beranjak melangkah, tapi kemudian, tiba-tiba saja tanganku ditarik oleh Dr, Bobby, dan aku terjatuh  tepat dipangkuannya.

Dia memelukku sangat erat dari belakang hingga aku tidak bisa melepaskan pelukkannya, namun sebenarnya aku juga senang dengan apa yang dia lakukan itu. Dia mencium leherku dari belakang, desah nafasnya dan ciumannya yang membuat birahiku naik. Sesaat dia mencium leherku, kemudian bibirku pun dia kerjai pula, aku pun tak tinggal diam, ku ladeni ciumannya itu, lidah kami beradu, saling mengulum satu sama lain.

Entah setan apa yang merasukiku malam itu, bagiku semuanya sangatlah indah. Tak terasa tiba-tiba tangannya sudah mulai meraba dadaku, dibukanya kancing seragam susterku itu, hingga beberapa kancingnya terbuka dan mencuatlah buah dadaku yang masih menggunakan BH, lalu ditariknya keluar payudara dari kurungannya, sesaat Dr. Bobby menelan ,ludah melihat payudaraku itu.

"Dessy.... ternyata kamu memiliki dada yang sungguh indah juga ya?" ucapku sembari mengusap putingku. Aku hany bisa mrndesah
"ah... dxokter suka mainin  dada Dessy?" ucapku.

Tanpa menunggu waktu dia langsung mengulum dan menjilati payudaraku dengan penuh nafsu, seperti bayi yang sedang menyusu kepada ibunya. Aku menikmati semuanya, sembari dia terus memainkan dadaku, seragamku itu pun terangkat ke pahaku, aku mengangkang sembari di pangku Dr.Bobby.

Aku masih tetap memunggunginya, dia memainkan jarinya di bibir vaginaku, membuatku benar-benar melayang. Kemudian pengalaman ngentot dengan dokter iini dia lanjutkan dengan memasukkan jarinya ke dalam vaginaku,  di mainkannya vaginaku itu dengan jari-jarinya, sentuhan itu membuat vaginaku mulai basah, tapi rupanya Dr.Bobby tau kalau aku ingin segera dipuaskan, tiba-tiba saja dia menghentikan perbuatannya.

Dia menyuruhku duduk menghadap dia, aku un kini seperti berlutut dihadapannya, dibukanya celana dia, nampaklah senjatanya yang sudah berdiri keras, rupanya dia juga ikut terangsang tadi, dia menyuruhku untuk mengulum penisnya, mulanya aku takut, kareana ini pengalaman ngentot dengan dokter pertama kali bagiku, tapi dengan sabar dia menuntunku, yang akhirnya dia pun mulai merasakan hisapan-hisapan mulutku, aku jilat dan ku sedot penisnya itu hingga basah.

Kemudian tiba-tiba dia menyuruhku menghentikannya dan memintaku untuk duduk menghadapnya, aku pun duduk dihadapannya kini, dia menurunkan CD-ku, lalu dia memintaku untuk memasukkan penisnya ke dalam vaginaku. Aku sempat takut.
"Dokter, saya takut, saya masih perawan dok..."
"Justru itu Des, akan terasa enak loh, memang sakit di awal, tapi lama-kelamaan juga enak" ucapnya sambil mencium untuk menenangkanku, setelah cukup tenang, dia mulai perlahan memasukkan penisnya ke dalam,
"Ah... ah... au...." jeritku merintih menahan sakit dan perih.

Dr.Bobby memang sangat luar biasa, karena takut menyakitiku dia pun sangat halus dalam melakukannya, dia memasukkan penisnya inchi demi inchi, dan akhirnya blessssss... penis Dr.Bobby telah masuk semua ke dalam vaginaku, tapi dia tidak lantas mengenjotku, dia justru membuatku seperti dimanjakan, menciumiku, memainkan payudaraku, dan secara perlahan dia menggerakkan badannya naik turun, membuat penisnya juga ikut bergerak menusuk vaginaku.

Sesaat kurasakan darah keperawananku menaglir ketika Dr.Bobby mendorong badannya dengan keras, dan membuat penisnya menusuk terlalu dalam, waktu itu aku hanya menjerit.
"Ah... sa..kitt... dok" rintihku.
"Gapapa Des, entar lagi juga enak kok sayang" balasnya.

Akhirnya selang beberapa menit kurasakan ada yang menjalar hebat di dlam tubuhku, Dr.Bobby mempercepat gerakannya menusuk vaginaku, dan
"Ah.. dokter Dessy rasanya ingin pipis nih.. ah.." ucapku.
"Keluarin aja Dessy, itu bikin kamu lebih enak" ucapnya, dan...
"Ah..., keluar dok" ucapku, tubuhku mengejang hebat, ku rasakan ada cairan yang mengalir  keluar hingga sepertinya membasahi pahaku.
"Enakkan sayang?" ucap Dr.Bobby.
"Iyah.. dokter pinter banget bikin aku lemes gini ah..." itu adalah orgasmeku yang pertama.

Kemudian Dr.Bobby menyuruhku berdiri, kemudian sedikit menungging, aku menghadap meja yang ada di depanku, Dr.Bobby kemudian mulai menggenjotku dari belakang, dan ini membuatku sungguh melayang, benar-benar dokter yang hebat, pikirku dlam hati, dia terus menggenjotku, gerakkannya semakin cepat, aku tahu rupanya dia juga akan klimaks.

"Mau dikeluarin dimana Des?" "didalam aja dok, aku lagi gak masa subur kok, lagian aku juga pengen tahu rasanya dimasukkin sperma dokter" ucapku waktu itu.

Dan tiba-tiba.. crot.. crot.. sperma Dr.Bobby keluar, mungkin karena banyak hingga keluar pula dari vaginaku, dan menetes di lantai. Dr.Bobby kemudian memelukku dari belakang dan mencium bibirku, aku pun membalasnya, kami saling melumat lidah kamiiii, dan setelah itu kami pun membenahi diri kami, aku pun membersihkan ceceran sperma di lantai. Cerita dewasa

Dr.Bobby duduk di kursi beristirahat sejenak, aku pun merapikan pakaianku, kami juga sempat beberapa kali melakukan french kiss sebelum akhirnya Dr.Bobby keluar dari ruangan itu.

Malam itu benar-benar malam yang sangat indah bagiku. Dan setelah malam itu pun kami sering melalukannya tanpa di ketahui oleh suster yang lain, karena kami selalu berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa dihadapan orang lain.

Hal itu terjadi selama 3 tahun aku bekerja di rumah sakit itu, dan kini aku sudah pindah juga telah memiliki seorang suami dan seorang anak, tapi tetap saja aku selalu merindukan saat-saat indah bersama Dr.Bobby, dokter pujaanku itu.END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar