Jumat, 01 September 2017

CERITA SEX - NGENTOT SAMA KEPONAKAN DAN JILAT SPERMA KEPONAKANKU

Cerita Sex - Malam ini gairahku memanas, kulihat suami ku sibuk menulis diruang kerjanya, ku hampiri dia dengan memakai pakaian dan wewangian yang meransang. Suamiku hanya tersenyum saja, kudekati dan ku elus tubuhnya dari belakang dia tidak menampakkan imbangan gairahku. Aku jadi uring uringan setelah mendengar permohonannya untuk tidak menganggunya beberapa saat, gairahku padan dan aku kecewa.

CERITA SEX - NGENTOT SAMA KEPONAKAN DAN JILAT SPERMA KEPONAKANKU

Kuhidupkan televisi dan tidak berapa lama suamiku menjemput untuk mengajakku tidur tapi sayang aku telah kecewa. Kulayani suamiku asal asalan saja dan terus tidur. Jika pagi tiba aku manusia super sibuk menyiapkan segala keperluan anak dan suami, tetapi begitu suami dan anakku berangkat rumahku menjadi sunyi. Biasanya untuk menghilangkan kejenukan aku melakukan kegiatan membersihkan rumah dan membuka site internet mencari teman ngobrol dan sesekali membuka site dewasa.

Suasana pagi ini berbeda jauh, musim liburan sekolah anak anakku berlibur di rumah neneknya praktis tinggal aku sendiri. Saat kubuka salah satu site porno nampak adegan yang cukup memebuat kepalaku pusing apalagi tadi malam aku kecewa terhadap suamiku. Aku keruang telibisi setelah mematikan komputer dan menghidupkan filmporno  VCD yang ku pinjam tanpa sepengetahuan suamiku, hal ini sering kulakukan untuk menghilangkan ke jenuhanku.

Saat ku lihat penis besar masuk kedalam mulut mungil cewek mungil bule nafsuku melambung, tanpa terasa tanganku memeijit memekku yang basah dan berair, tiba tiba aku merasakan ada orang yang mengintipku, saat ku toleh kebelakang jantung ku berdebar debar, cepat cepat kurapihkan baju, cepat cepat kuraih remote televisi dan kumatikan, aku berdiri sambil marah marah karena malu.

"Heh Dek Rico, kenapa masuk rumah tidak mengetuk dulu." Bentakku.

"Maaf tante aku mau menyerahkan undangan karang taruna dan tadi ku lihat pintu depan rumah tante tidak tertutup dan kudengar seperti suara orang bertengkar makanya aku masuk perlahan lahan dan kiranya,"

"Rico tidak meneruskan perkataannya, dia tertunduk dan menyodorkan undangan yang di maksud."

Aku berfikir keras bagaimana nantinya aku akan jadi bahan omongan di kalangan anak muda jika Rico bercerita pada temannya.

"Eh dik Rico jangan cerita apa apa ya sama temannya tentang tante saat ini."

Rico hanya tersenyum penuh arti aku semakin bingung, kepegang tangan Rico dia terkejut, ku lemparkan senyumku penuh arti dan Rio tanggap. Direngkuhnya tubuhku dan berbisik.


Kenapa tante harus melakukan sendiri, padahal aku sudah dari tadi melihat semuanya,c.” 

Tanyanya penuh nafsu dan aku akan diam seterusnya. Baca juga cerita sex kenikmatan ngentot di kolam renang.

” Kenapa kamu juga hanya diam saja Rico, Kalau sudah tahu dari tadi,” Balasku dan diluar dugaan rico menggendongku menuju sofa dipojok ruang. Saat aku terlentang rico dengan cekatan meraba bibirku dengan bibirnya.

Tangannya berusaha menggapai payudaraku yang sudah mengeras. Aku tak bisa bernafas menerima perlakuan rico yang ganas membuatku merinding seluruh tubuh ini.

” Aku akan melakukan seperti yang sudah tante lihat ditelevisi” katanya, aku tidak mendengar lagi kelanjutan omongannya karena aku saat ini sudah tidak memakai baju dan merasakan bagaimana lidah rico menjelajah memekku.

Gelinya seakan-akan sudah diubun-ubun. Kujepit kepala rico diantara dua pahaku untuk menahan geli yang luar biasa. Tangannya kurasakan berjalan senti demi senti menelusuri tubuhku. Aku jagi semakin gila merasakan ulah rico yang demikian.

"Riiiiiicccoooo.... Aahhhh" Aku mengerang panjang,.


"Apa tante,” jawabnya perlahan dan melanjutkan lagi kegiatannya, kurasakan klentitku digigit kecil-kecil sehingga aka menjerit keenakan. Kutarik rambut rico untuk menjauh dari memekku tapi semakin kutarik, kepala rico semakin kuat terbenam dan kurasakan memekku penuh dengan lidah rico sampai kedalam.

Sambil menghisap dan menjilati memekku rico membuka sendiri baju dan celananya. Aku penasaran dan geli, kini aku duduk dan rico kusuruh berdiri, dengan perlahan dan mengelus seluruh tubuhnya rico mulai kuperlakukan maksimal. Mula-mula kulihat rico tersenyum dan mendesak, tetapi saat tanganku meraba luar CD nya rico mulai memejamkan mata dan,cc.. 

Aaahhhh zzzzzzzzzz kudengar suaranya yang aneh saat kutarik keras CD nya dan kulihat batang penisnya sudah berdiri tegak manantang. Kuperkirakan ukurannya normal saja 13 CM kaku dan hitam legam, kupegang ujungnya sudah mengeluarkan cairan bening.

Kugosok maju mundur penis rico semakin hitam mengkilat, Rico sudah tak tahan dimajukan pantatnya agar penisnya mengarah pada mulutku, tapi kuhindari dan membuat rico semakin bingung. Dipegangnya kepalaku dan batang penisnya diarahkan sejajar dengan mulutku. Aku tetap menutup rapat mulutku, sehingga penis rico hanya menempel pada luar mulutku saja.

Rico memaksakan diri dan akhirnya sambil kupegang batang penis rico dan kubuka mulutku, perlahan penis hitam masuk memenuhi mulutku yang mungil. Rico menjerit dan mendengus hebat, kulihat rico mulai gemeteran karena posisinya dia berdiri dan aku semakin asik menghisap penis hitam itu. Kujilat seluruh permukaannya serta telurnya kumasukkan dalam mulutku berganti-ganti.

Rico memegang kepalaku dan menuntun maju mundur sementara susu dan memekku dibiarkan menganggur. Tangan kananku memegang penis dan kini tangan kiriku memegang memekku sendiri karena kedua tangan rico sibuk memegang kepala dan menyibakkan rambuktu yang awut-awutan. Kurasakan memekku kembali basah sementara mulutku sudah puluhan kali maju mundur merasakan penis rico,. Akhirnya rico menarik mundur penisnya menjauh dari mulutku, didorongnya tubuhku hingga aku terlentang lagi dan kaki kananku diangkat ditaruh pada pundaknya sedangkan kaki kiriku dibiarkan menggelantung.

Rico tersenyum melihat memekku terbelah lebar dan dengan tidak sabar rico menggiring kepala penisnya menuju lubang memekku. Kurasakan betapa penuhnya mulut memekku menerima penis dengan perlakuan seperti itu. Setelah seluruh batang penis mengisi memekku rico perlahan lahan memaju mundurkan penisnya mengocok memekku yang semakin basah. 

Melihat susuku bergoyang-goyang tangan rico menggapai dan memeras perlahan. Ujung susuku dipelintir perlahan dan kurasakan geli yang luar biasa. Rico terus bergoyang dan tanpa sadar aku semakin mengimnagi permainannya. Kugoyangkan pinggulku berputar sementara kakiku menjadi sasaran mulut rico.

Mulutku terengah engah melihat kelakuan rico yang semakin lama semakin cepat. Keringatku mulai muncul demikian juga rico. Susuku semakin keras diremas sementara kaki kiriku tetap bergelantungan. Badanku mulai menegang dan aku menjadu kaku sejenak saat kurasakan kenikmatan yang tiada tara,

"Rico aku sudah tidak tahannn,."

"aaaahhhhhh aahhhhhhh , tapi rico tak perduli terus di gosokkan penisnya maju mundur pada memekku,"

"Sebentar tante aku masi belum" jawabnya sambil pantatnya tetap bergoyang menuruti irama penisnya.

Tak seberapasetelah aku mengalami kenikmatan yang tiada tara, Rico berguman keras

"Aaahhhh ahhhh aku masukkan ya tante," dengan segera ia menancapkan ke memekku dan memainkan pinggulnya maju mundur hingga tidak lama dia mulai gemetar dan berkata.

"Aaaahhh aku mau keluar tante," suaranya parau sambil pantatnya terus di gerakkan.

Mendengar perkataan itu aku menjadih bergairah dan ku rasakan semprotan hangat di atas memekku aku menjadi semaki nafsu. Ku tahan pantatku dan ku raih penis rico untuk ku kulum  rico berteriak hebat. setelah itu ku bersihkan penisnya dari sisa sisa sperma yang telah di keluarkannya.

Ku hisap kuat kuat penisnya dan kurasakan sisa sisa sperma masih keluar dari lubang penisnya, Asin Gurihh, Rico ke geliann , tapi aku tidak menghiraukannya, mulutku tetap mengemutt batang penisnya yang mulai melemas. Akhirnya setelah bersih ku keluarkan penisnya dari mulutku dan kulihat penisnya sudah lemas dan tergeletak menggantung.

Akhirnya kami berdua membersihkan tubuh kami bersama sama di kamar mandi dan kami pun berdua mulai teransang kembali, Kami pun melakukan adegan adegan yang lebih lagi . Setelah itu kami pun bersih setelah mandi dan kembali beristirahat sedikit di kasur.

"Thanks ya dek Rico , tante akhirnya puas juga, kamu memang hebat Rico."Ucapku sambil mengecup bibirnya.

"Ia Tante , hehehe" Kata Rico.

Kami pun beristirahat sebentar saja dan rico kembali pulang. END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar