Minggu, 03 September 2017

CERITA DEWASA PERAWANKU JATUH PADA TEMAN KAKAKKU YANG GENIT

Cerita Dewasa - Sebenarnya aku di lahirkan menjadi anak yang beruntung. Papa punya kedudukan di kantor dan Mama seorang juru rias ahli kecantikan terkenal. Sering jadi pembicara dimana mana bahkan sering menjadi perias pengantin orang orang beken di kotaku.


CERITA DEWASA PERAWANKU JATUH PADA TEMAN KAKAKKU YANG GENIT


Sayngnya mereka semua orang orang sibuk. Kakakku, Kak Lusi, usianya terpaut diatasku 2 tahun. Hanya dialah tempatku sering mengadu. Semenjak dia punya pacar, rasanya semakin jarang aku dan kakaku saling berbagi cerita.


Saat itu Kak Lusi sudah di SMA kelas 3. Banyak teman temanku maupun teman kakakku naksir kepadaku, Kata mereka sih aku cantik. Walaupun aku merasa biasa biasa saja (Tapi dalam hati bangga juga di bilang cantik) Aku punya body bongsor dengan kulit putih bersih.

Rambut hitam lurus, mata bulat dan bibir seksi""kata mereka" Saat itu aku merasa bahwa payudaraku lebih besar dibandingkan teman temanku, kadang kadang suka malu saat olahraga, nampak payudaraku bergoyang goyang. Padahal sebenarnya hanya berukuran 34 B saja. Baca juga cerita perkosa rame rame gadis dan bokong bohay

Salah seorang teman kakakku, Kak Faldy namanya, sering sekali main ke rumah. Bahkan kadang kadang ikutan tidur siang segala. Cuma seringnya tidur di ruang baca, karena sofa di situ besar dan empuk. Ruangannya ber AC, full music, kak Faldy bahkan di anggap seperti saudara sendiri. Mama dan orang tuanya sudah kenal cukup lama.

Saat itu hari minhhu, Mama, Papa dan kakak Lusi pergi keluar kota.Bu sumi pembantuku pulang kampung, Praktis aku sendirian di rumah. Aku sebenarnya di ajak mama tapi aku menolak karena PR bahasa inggrisku menumpuk.

Tiba tiba aku mendengar bunyi rem. Aku melihat kak Faldy berdiri sambil menyandarkan motornya ke garasi. Tubuhnya yang di buat kaos ketat nampak basah keringat.

"Barusan Olah raga.., Muter muter, terus mampir.., Kak Lusi mana ?"tanyanya. Aku lalu cerita bahwa semua orang rumah pergi keluar kota. Aku dan kak Faldy ngobrol di ruang baca sambil nonton TV. Hanya kadang kadang dia suka iseng menggodaku.

Tangannya seringkali menggelitik pinggangku sehingga aku kegelian. Aku protes,

"Datang datang .., Bikin repot. Mending bantuin aku ngerjain PR" Eh..., Kak Faldy ternyata tidak nolak dengan seriusnya dia mengajariku, satu persatu aku selesaikan PRku

"Yess! Selesaii" Aku menjerit kegirangan.

Aku melompat dan memeluk kak Faldy

"Makasih kak Faldy.." Nampaknya kak Faldy kaget juga, dia bahkan nyaris terjatuh di sofa,

"Nah..., karena kamu sudah menyelesaikan PR mu, aku kasih hadiah" kata kak Faldy.

"Apa itu ? Coklat ?" kataku,

"Bukan , tapi tutup mata dulu" Kata dia. Aku agak heran tapi mungkin akan surprise terpaksa aku menutup mata.

Tiba tiba aku merasa kager, karena bibirku rasanya seperti di lumat dan tubuhku terasa di peluk erat erat

"Ugghh ... Ummm.."kataku sambil berusaha menekan balik tubuh kak Faldy,

"Celin.., Enggak apa apa, hadiah ini karena kak Faldy sayang Celin", Rasanya aku tiba tiba lemas sekali belum sempat menjawab bibirku di lumat lagi.

Kini aku diam saja, aku berusaha rileks, dan lama lama aku mulai menikmatinya. Ciuman kak Faldy begitu lincah di bibirku membuat aku merasa terayun ayun. Tangannya mulai mengusap rambutku, di usap lembur dan menggelitik kupingku. Aku jadi geli, tapi yang jelas saat itu aku merasa beda. Rasanya hati ini ada yang lain.

Kembali kak Faldy mencium pipiku, kedua mataku, keningku dan berputar putar di sekujur wajahku. Aku hanya bisa diam dan menikmati. Rasanya saat itu aku sudah mulai lain. Nafasku satu persatu mulai memburu seiring detak jantungku yang terpacu. Kemudian aku di angkat dan aku sempat kaget.

"Kak Faldy kuat jga ya ..."

Dia hanya tersenyum dan membopongku ke kamarku. Di rebahkannya aku di atas ranjang dan kak Faldy mulai menciumku. Saat itu perasaanku tidak karuan antara kepingin dan takut. Antara malu dan ragu. Ciuman Kak Faldy terus menjalar hingga ke leherku. Tangannya ,mulai memainkan payudaraku.

"Jangan ,... jangan , aaahhh... aaahhh..." aku berusaha menolak namun tak kuasa. Tangannya mulai menyingkap menembus ke kaos yang ku pakai. Jari jemarinya menari nari di atas perut, dan meluncur ke BH. terampil jemarinya menerobos sela sela BH dan menggelitik putingku.

Saat itu aku benar benar panas dingin, nafasku memburu, suaraku rasanya hanya bisa berucap dan mendesis diss  " sss aaahhh , sss ahh.." Tarian jemarinya membuatku terasa limbung, ketika dia memaksaku melepas baju, akupun tak kuasa. Nyaris tubuhku kini tanpa busana. Hanya CD saja yang masih terpasang rapih.

Kak Faldy kembali beraksi ciumannya semakin liar, dan jemarinya, telapak tangannya mengguncang guncang payudaraku, aku benar benar sudah hanyur, aku mendesiss merasakan sesuatu yang nikmat. Aku mulai berani menjepit badannya dengan kakiku.

Namun malahan membuatnya semakin liar. Tangannya kak Faldy menelusup masuk ke CD ku, aku menjerit.

"Jangan .....jangan ...." aku berusaha menarik diri . Tapi kak Faldy lebih kuat. Gesekan tangannya mengusap helaian rambut kemaluanku yang tidak terlalu lebat dan tiba aku merasa nyaris terguncang, ketika dia menyentuh sesuatu di milikku.

Aku menggelinjang dan menahan nafas,"Kak Faldyyyy... ohhh..oooohh....." aku benar benar dibuatnya berputar putar. jemarinya memainkan clitorisku. Di usap usap, digesek gesek dan akgirnya aku di telanjangi. Aku hanya bisa pasrah saja. Tapi aku kaget ketika tiba tiba dia berdiri dan penisnya telah berdiri tegang.

Aku ngeri dan takut. Permainan pun di lanjutkan lagi, saat itu aku benar benar sudah tidak kuasa lagi, aku pasrah saja, aku benar benar tidak membalas namun aku menikmatinya. Aku memang belum pernah merasakannya walau sebenarnya t akut dan malu.

Tiba tiba aku kaget ketika ada sesuatu yang mengganjal menusuk menusuk milikku, "ucchhh... aaahhh.." aku menjeritt.. "Kak faldy, jangan aaahhh....ahhh....uhh.. jangan..." Ketika dia membuka lebar lebar  kakiku dia memaksakan milinya di masukkan, " Auuuhhh...." Aku menjerit. "Achhh", terasa dunia ini berputar saking sakitnya.

Aku benar benar sakit dan aku bisa merasakan ada sesuatu di dalam. Sesaat diam dan ketika mulai di naik turunkan aku menjerit lagi " Aaaahhhh....uhhhhh.." Walaupun rasanya katanya nikmat. Saat itu aku merasakan sakit sekali. Kak Faldy secara perlahan menariik miliknya keluar kemudian aku mengocoknya dan penisnya memuntahkan cairan putih di badanku.

Saat itu aku hanya terdiam dan termangu, setelah menikmati cumbuan aku merasakan sakit yang luar biasa. Betapa kagetnya aku ketika melihat sprei bebecak darah keperawananku . Aku meringis dan menangis sesenggukan. Saat itu kak Faldy memelukku dan menghiburku,

"Sudah lah Celin jangan menangis, hadiah darah perawanan ini akan menjadi kenang kenangan buat kamu. Sebenarnya aku sayang sama kamu."

Setelah itu kami bun bergegas untuk membersihkan tubuh kami di kamar mandi bersama sama , Kak faldy pun menemaniku 1 harian. Kami pun beberapa kali masih sempat melakukan hubungan. Lalu kami pun tertidur sampai besok dan Kak faldy pulang.

Saat itu aku memang masih polos, pengetahuan seksku masih minim. Aku menikmati saja ketika darah keperawananku di atas sprei, aku jadi bingun, takut , malu dan sedih . Aku sebenarnya sayang sama kak Faldy .

Ternyata akhirnya dia kawin dengan cewek lain karena "Kecelakaan". Sejak itu aku jadi benci.. benci sama dia . Kitapun akhirnya menyudahi hubungan ini dan tidak mau lagi bertemu dengan kak Faldy. END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar